Bentuk-bentuk Organisasi

TUGAS DASAR-DASAR MANAJEMEN

OLEH:

IQBAL JALIL HAFID    L1A1 12 102

FAKULTAS PETERNAKAN

UNIVERSITAS HALUOLEO

2012

Bentuk-Bentuk Organisasi

Salah satu usaha untuk menjamin adanya fleksibilitas dalam rangka pengembangan organisasi, maka bentuk organisasi harus diusahakan sesederhana mungkin. Dalam perkembangannya sampai sekarang ini pada pokoknya ada beberapa macam bentuk organisasi yang masing-masing mempunyai kebaikan dan keburukannya.

  1. Organisasi Lini
  2. Organisasi Staf
  3. Organisasi Fungsional
  4. Organisasi Lini dan Staf
  5. Organisasi Fungsional dan Lini
  6. Organisasi Fungsional dan Staf
  7. Organisasi Komite
  8. Organisasi Matrik

    ******

  9. Organisasi Lini
    adalah
    bentuk organisasi yang didalamnya tedapat garis wewenang yang berhubungan langsung secara vertikal antara atasan dengan bawahan. Setiap kepala unit mempunyai tanggung jawab untuk melaporkan kepada kepala unit satu tingkat diatasnya.
    Disebut sebagai organisasi lini (line/command
    organization
    ) jika dalam pembagian tugas serta
    wewenang terdapat perbedaan yang nyata antara
    satuan organisasi pimpinan dengan satuan organisasi
    pelaksana.

    Ciri-cirinya:

    1. Jumlah karyawannya sedikit,
    2. Selain top manajer, manajer dibawahnya hanya sebagai pelaksana,
    3. Sarana dan prasarananya terbatas,
    4. Hubungan atasan dan bawahan bersifat langsung,
    5. Bentuk lini pada perusahaan perseorangan, pemilik perusahaan adalah sebagai top manajer.

      Kebaikan dan keburukannya:

    6. Kebaikan
  • Atasan dan bawahan dihubungkan dengan satu garis komando,
  • Rasa solidaritas dan spontanitas seluruh anggota organisasi besar,
  • Proses decision making berjalan cepat,
  • Disiplin dan loyalitas tinggi,
  • Rasa saling pengertian antar anggota tinggi,
  • Kesatuan arah dan perintah lebih
    terjamin serta pengawasan dan koordinasi lebih
    mudah.
  1. Keburukan
  • Ada tendensi gaya kepemimpinan otokratis,
  • Pengembangan kreatifitas karyawan terhambat,
  • Tujuan top manajer sering tidak bisa dibedaka dengan tujuan organisasi,
  • Karyawan tegantung pada satu orang dalam organisasi,
  • keputusan diambil oleh satu orang maka keputusan tersebut sering kurang sempurna serta dibutuhkan pemimpin yang berwibawa dan berpengetahuan luas, yang tidak mudah ditemukan.


Gambar 1. Bagan Organisasi Lini

  1. Organisasi Staf adalah suatu bentuk organisasi yang hanya mempunyai hubungan dengan pimpinan tertinggi. Bawahan hanya berfungsi memberikan bantuan untuk kelancaran tugas pimpinan. Didalam praktik, organsasi kantor yang murni menjalankan sistem/bentuk staf tidak ada, karena tidak ada pekerjaan kantor yang seratus persen terdiri atas pekerjaan pikiran saja. Disebut organisasi staf jika dalam organisasi dikembangkan satuan organsasi staf yang berperan sebagai pembantu pimpinan. Bantuan yang diberikan oleh staf tersebut hanya bersifat nasihat saja, sedangkan keputusan dan pelaksanan dari keputusan tersebut tetap berada ditangan pimpinan. Bentuk ini biasanya sangat cocok bila digabungkan dengan bentuk organisasi lainnya.

Ciri-cirinya:

  1. Dalam organisasi ini, tidak begitu tegas garis pemisah antara pimpinan dan staf pelaksana.
  2. Peran staf bukan sekedar pelaksana perintah pimpinan namun staf berperan sebagai pembantu pimpinan.
  3. Bentuk organisasi semacam ini muncul karena makin kompleksnya masalah-masalah organisasi sehingga pimpinan sudah tidak dapat lagi menyelesaikan semuanya dan memerlukan bantuan orang lain (biasanya para ahli) yang dapat memberikan masukan pemikiran-pemikiran terhadap masalah-masalah yang dihadapi.

Kebaikan dan keburukannya:

  1. Kebaikan
  • Keputusan dapat lebih baik, karena telah dipikirkan oleh sekelompok kalangan ahli.
  1. Keburukan
  • Pengambilan keputusan lebih lama dari pada organisasi lini dan karena itu dapat menghambat kelancaran program.


Gambar 2. Bagan Organisasi Staf

  1. Organisasi Fungsional adalah suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus.

    Ciri-cirinya:

    1. Organisasi kecil,
    2. Didalamnya terdapat kelompok-kelompok kerja staf ahli,
    3. Spesialisasi dalam pelaksaan tugas,
    4. Target yang hendak dicapai jelas dan pasti,
    5. Pengawasan dilakukan secara ketat.

Kebaikan dan keburukannya:

  1. Kebaikan
  • Program terarah, jelas, dan cepat,
  • Anggaran, personalia, dan sarana tepat dan sesuai,
  • Kenaikan pangkat pejabat fungsional cepat.
  1. Keburukan
  • Pejabat fungsional bingung dalam mengikuti prosedur administrasi.
  • Koordinasi sulit dilaksanakan,
  • Pangkat pejabat fungsional lebih tinggi dibandingkan kepala unit sehingga inspeksi sulit dilaksanakan.


Gambar 3. Bagan Organisasi Fungsional

  1. Organisasi Lini dan Staf
    adalah suatu bentuk organisasi dimana pelimpahan wewenang berlangsung secara vertical dan sepenuhnya dari pucuk pimpinan ke kepala bagian dibawahnya serta masing-masing pejabat, manajer ditempatkan satu atau lebih pejabat staf yang tidak mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasihat, misalnya mengenai masalah kearsipan, keuangan, personel dan sebagainya. Pada bentuk organisasi ini peranan staf tidak hanya terbatas pada pemberian nasehat tetapi juga diberikan tanggung jawab melaksanakan kegiatan tertentu. Bantuan yang diharapkan dari staf tidak hanya beruap pemikiran saja, tetapi juga telah menyangkut pelaksanaannya.

    Ciri-cirinya:

    1. Hubungan atasan dan bawahan tidak seluruhnya secara langsung,
    2. Karyawan banyak,
    3. Organisasi besar,
    4. Ada dua kelompok kerja dalam organisasi yaitu personel lini dan personel staf sehingga ditekankan adanya spesialisasi. Personel lini membuat keputusan yang menghasilkan sasaran bisnis spesifik. Sedangkan personel staf mendukung usaha-usaha dari jabatan lini.

    Kebaikan dan keburukannya:

    1. Kebaikan
  • Ada pembagian tugas yang jelas,
  • Kerjasama dan koordinasi dapet dilaksanakan dengan jelas,
  • Pengembangan bakat segenap anggota organisasi terjamin, sehingga mendorong
    disiplin dan tanggung jawab kerja yang tinggi,
  • Staffing dilaksanakan sesuai dengan prinsip the right man on the right place,
  • Organisasi ini fleksibel untuk diterapkan,
  • Keputusan yang diambil lebih baik karena telah
    dipikirkan oleh sejumlah orang,
  • Tanggung jawab
    pimpinan berkurang dan karena itu lebih memusatkan
    perhatian pada masalah yang lebih penting,
  1. Keburukan
  • Tugas pokok orang-orang sering dinomorduakan,
  • Proses decision making berliku-liku, lebih lama serta jika staf tidak mengetahui
    batas-batas wewenangnya dapat menimbulkan
    kebingungan pelaksana,
  • Jika pertimbangan tidak terkontrol maka sering menimbulkan nepotism spoil-system patronage,
  • Persaingan tidak sehat antara pejabat yang satu dengan pejabat yang lainnya.


Gambar 4. Bagan Organisasi Lini dan Staf

  1. Organisasi Fungsional dan Lini
    adalah bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian dibawahnya yang mempunyai keahlian tertentu serta sebagian dilimpahkan kepada pejabat fungsional yang koordinasinya tetap diserahkan kepada kepala bagian.

    Ciri-cirinya:

    1. Tidak tampak adanya pembedaan tugas pokok dan bantuan,
    2. Spesialisasi secara praktis pada pejabat fungsional,
    3. Pembagian kerja dan pelimpahan wewenang tidak membedakan perbedaan eselon.

    Kebaikan dan keburukannya:

    1. Kebaikan
  • Solodaritas dan disiplin tinggi,
  • Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan secara maksimum,
  • Pekerjaan-pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan.
  1. Keburukan
  • Kurang fleksibel dan tour of duty,
  • Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang,
  • Spesialisasi memberikan kejenuhan.


Gambar 5. Bagan Organisasi Fungsional dan Lini

  1. Organisasi Fungsional dan Staff
    adalah organisasi yang merupakan kombinasi dari bentuk organisasi fungsional dan bentuk organisasi garis dan staff. Adapun kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi ini adalah juga merupakan kombinasi dari dua bentuk organisasinya.

    Ciri-cirinya:

    1. Tidak tampak adanya pembedaan tugas pokok dan bantuan,
    2. Spesialisasi secara praktis pada pada pejabat fungsional,
    1. Pembagian kerja dan pelimpahan wewenang tidak membedakan perbedaan tingkat pekerjaan.


    Gambar 6. Bagan Organisasi Fungsional dan Staf

  1. Organisasi Komite
    adalah suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.
    Organisasi komite terdiri dari Executive Committee (Pimpinan Komite), yaitu para anggotanya mempunyai wewenang lini.
    Dan
    Staff Committee, yaitu orang – orang yang hanya mempunyai wewenang staf.

    Ciri-cirinya:

    1. Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif
    2. Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan.
    3. Asas musyawarah sangat ditonjolkan.
    4. Organisasinya besar dan struktur tidak sederhana
    5. Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.

Kebaikan dan keburukannya:

  1. Kebaikan
  • Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan,
  • Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil,
  • Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin.
  1. Keburukan
  • Proses decision making sangat lambat,
  • Biaya operasional rutin sangat tinggi,
    • Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa yang bertanggung jawab.


Gambar 7. Bagan Organisasi Komite

  1. Organisasi Matrik
    yaitu merpakan pembentukan organisasi baru, dan atau suatu satuan organisasi baru. Padahal organisasi dan atau satuan organisasi baru tersebut sangat dibutuhkan untuk dapat melaksanakan program yang dimiliki.

    Ciri-cirinya:

    1. Memanfaatkan berbagai ‘kelebihan’ yang dimiliki oleh satuan-satuan organisasi yang telah ada.
    2. Interaksi diantara beberapa bagian perusahaan untuk memfokuskan pada proyek tertentu.

    Kebaikan dan keburukannya:

    1. Kebaikan:
  • Gabungan bakat dan ketrampilan mudah,
  • Keikutsertaan dalam pengambilan keputusan,
  • Kepuasan dan spesialisasi karyawan lebih besar,
  • Solidaritas kelompok tinggi,
  • Moral kelompok tinggi.
  1. Keburukan:
  • Potensial ketiadaan tanggung-jawab,
  • Waktu yang digunakan untuk mengambil bagian dalam proyek, mengurangi waktu untuk tugas normal,
  • Karyawan mempunyai lebih dari satu bos.


Gambar 8. Bagan Organisasi Matrik

Daftar Pustaka

3 thoughts on “Bentuk-bentuk Organisasi

Terimakasih atas kunjungan Anda. Kritik dan saran dapat disampaikan pada kotak komentar, ya! Silakan tinggalkan komentar Anda dengan sopan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s